Senin, 06 Oktober 2014

Assalamualaikum

Hi saya Rhina, mahasiswi STMIK MDP Palembang..
saya mau nge-share dikit nih tentang bisnis Donat Potet's.. 
Yaa walaupun saya tau kalo udah banyak yg ngejalanin usaha ini, tp saya cm mw ngasih sentuhan yg berbeda.

Bisnis kuliner sangat menggiurkan. Untungnya bisa dua kali lipat dari modal yang digunakan. Salah satu kuliner yang bisa menjadi pilihan untuk berusaha yakni donat kentang. Bisnis ini tak sulit namun memiliki banyak penggemar. Belakangan ini banyak bermunculan gerai-gerai donat kentang, baik itu berskala besar maupun Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Bisa kita sebut misalnya gerai donat yang telah mendunia, J.co Donut dan Dunkin Donut.

 Kedua gerai itu menjalankan bisnis berdasarkan system frenchise. Modal yang dibutuhkan memang tak sedikit, namun bisnisnya dijamin bisa cepat untung, karena keduanya telah memiliki brand secara global. Namun bagi yang bermodal pas-pasan, membuka gerai donat juga bisa dilakukan. Modalnya tak sebesar ketika membeli frenchise. Di sini sudah terdapat banyak gerai donat kentang.
 
Donat potet's memanfaatkan media sosial sebagai ajang promosinya. Sudah memiliki pelanggan-pelanggan. Awalnya pun, orderan datang dari kalangan orang dekat rumah/keluarga. Setelah berjalan dan gencar di promosikan via twitter dan facebook, usaha ini mulai berkembang pesat. Bahkan hingga membuat potet's kewalahan memenuhi pesanan. Pemilik Donat Potet's, Rochna mengatakan salah satu keunggulan yang menjadi prioritas dalam bisnisnya, adalah bagaimana mempertahankan kwalitas donat.

Donat harus fresh. Kalau perlu harus masih hangat saat tiba di tangan pelanggan. Memang ini tantangannya. Pernah banyak yang sarankan untuk membuat donat yang ready. Jadi sewaktu-waktu ada pelanggan yang pesan langsung kita siapkan stoknya. Tetapi menurut saya itu akan mengurangi kwalitas produk. "Saya inginnya, donatnya tiba di pelanggan masih dalam keadaan fresh,”ujar nya.

Rochna menyebutkan, saat ini donatny memiliki 14 varian yang beraneka ragam rasa. Salah satunya yakni rasa Polandia. “Sengaja kami sebut sebagai donat Polandia. Agar kesannya lebih unik,”. Dalam menjalankan usahanya, dia membuka peluang untuk bekerjasama dengan siapa saja.
 
Makasih udah nyediain waktunya buat baca blog saya :)
Semoga bermanfaat ^_^
Wassalam